Nama Lengkap Kamu :
Hobi Kamu :
Tanggal Lahir Kamu :
RAMALAN JODOH

Cari Zodiak Anda

Bulan Lahir Tanggal Lahir

MENDETEKSI ISI PUSAKA

Dalam keilmuan kebatinan dan spiritual, yang pertama dan yang
utama harus dimiliki dahulu adalah kepekaan rasa batin, bukan
kemampuan melihat gaib, bukan juga pembukaan cakra-cakra tubuh.
Kepekaan rasa itu juga yang nantinya akan berlanjut dengan ide-ide /
ilham yang mengalir di dalam pikiran yang akan mengantarkan pada
pengetahuan yang lebih tinggi.

Setelah dengan kepekaan rasa seseorang dapat merasakan sesuatu yang
bersifat gaib, yang tidak dapat diinderai dengan mata fisik, barulah
kemudian dipertegas dengan cara melihat gaib, atau dengan cara-cara
kebatinan yang lain. Kalau sudah terbiasa mengasah kepekaan rasa
batin, biasanya sukma kita juga akan bekerja, sehingga walaupun tidak
bisa melihat gaib, tetapi kita dapat juga mendeteksi keberadaan
sesuatu yang gaib dan bisa terbayang sosok wujudnya seperti apa,
termasuk sosok gaib yang berdimensi tinggi.

Walaupun tidak harus, tetapi kepekaan rasa seringkali harus diasah
melalui perkumpulan kebatinan / spiritual atau berkumpul dengan
orang-orang yang gemar dengan hal-hal gaib.

Pada prinsipnya, berkomunikasi dengan sesuatu yang gaib, termasuk roh
leluhur, adalah dengan cara kontak rasa dan batin.
Kalau sudah bisa melihat gaib, maka itu bisa dilakukan dengan cara
melihat gaib dan saling bertatap muka, seperti orang yang sedang
mengobrol.
Kalau belum bisa melihat gaib, maka itu dilakukan dengan cara kontak
rasa dan batin.

Jika kita sudah mempunyai sesosok halus yang mendampingi kita, bisa
sukma leluhur ataupun khodam pendamping, secara sederhana dan awam
kontak batin bisa dilakukan dengan cara memperhatikan ketika ada
bisikan gaib di pikiran atau hati kita, biasanya kita akan menyebut
itu sebagai ide / ilham yang mengalir di pikiran kita, bisa juga
bentuknya firasat dan mimpi. Mungkin saja itu adalah bisikan gaib yang
diberikan oleh leluhur kita atau oleh sosok halus pendamping kita.
Bisikan itu bisa tentang apa saja. Dengan begitu berarti kita sudah
berusaha peka rasa. Nantinya cara kontak batin dan peka rasa itu bisa
menjadi seperti orang yang bertanya jawab.


Berikut ini kami tuliskan cara olah rasa sederhana yang diawali dengan
meditasi sederhana untuk mempertajam kepekaan rasa pada ujung-ujung
jari tangan kita. Meditasi ini untuk belajar merasakan adanya setruman
listrik halus pada benda jimat / mustika / pusaka sebagai tanda bahwa
benda itu berpenghuni gaib (ada kandungan energinya).

Ini adalah cara sederhana untuk mendeteksi apakah sebuah benda ada isi
gaibnya ataukah kosong, bukan untuk mengetahui gambaran sosok gaibnya
atau kegunaannya. Tetapi bila kepekaan batin / rasa sudah terbentuk,
biasanya juga dapat terbayang sosok gaib dan kegunaan / tuahnya.

Meditasinya bisa dilakukan dengan duduk di kursi ataupun duduk
bersila, bisa 5 menit atau lebih (terserah anda) dan bisa dilakukan
sambil berdoa / zikir :

1. Duduklah santai dengan punggung ditegakkan, tetapi tidak tegang dan
tidak juga terlalu santai.
Kedua tangan diletakkan di atas paha dan terbuka menghadap ke atas.
Ujung ibu jari (jempol) ditempelkan dengan ujung jari tengah.
Pejamkan mata. Dalam kondisi terpejam, pandangan mata diarahkan
santai ke bawah.

2. Tariklah nafas panjang dengan halus dan lepaskan juga dengan
halus. Lakukan dengan rileks.
Rasakan jalannya nafas. Rasakan detak jantung anda.

3. Tenangkan hati dan pikiran anda.
Sekalipun suasana tempat anda ramai, usahakan dapat mencari
keheningan di dalam keramaian.
Bisa juga sambil berdoa / zikir.

4. Ulangi langkah-langkah di atas sampai anda dapat merasakan
ketenangan dan keheningan dan
bisa merasakan setruman listrik halus di ujung ibu jari dan ujung
jari tengah.
Bila setruman itu sudah dapat dirasakan, teruskan saja sampai
setrumnya terasa kencang di jari-jari
tangan anda.
Jari tengah kemudian bisa diganti dengan jari telunjuk atau jari
manis atau tangan mengepal, supaya
semua jari dan kepalan tangan mendapatkan ketajaman rasa yang sama.

5. Jika sudah dianggap cukup, sebagai penutup, bentangkan kedua
tangan ke samping dan hiruplah udara
bersih yang panjang beberapa kali dan rasakan energi alam yang
segar mengisi tubuh, hati dan pikiran
anda dan setelah itu anda merasa bersih, sehat dan segar dan siap
kembali beraktivitas.




Setelah tahapan latihan di atas sudah anda kuasai, anda sudah bisa
merasakan adanya setruman halus di ujung-ujung jari anda, maka anda
sudah bisa lanjut ke latihan berikutnya untuk menggunakan hasil
latihan tersebut.

Meditasi berikut ini adalah untuk belajar merasakan adanya setruman
listrik halus pada benda jimat / mustika / pusaka sebagai tanda bahwa
benda itu berpenghuni gaib (ada kandungan energinya).
Tahapannya adalah sebagai berikut :

Tahap 1.

Benda yang akan kita rasakan keberadaan gaibnya kita pegang dengan
ujung ibu jari dan jari tengah, atau digenggam. Untuk batu akik,
bendanya kita pegang dengan ujung ibu jari dan jari tengah, atau
digenggam. Untuk benda keris atau tombak dan sejenisnya, memegangnya
harus dilakukan di bagian logam kerisnya, bukan di gagang kayunya,
cukup sentuhkan ujung jari anda pada bagian logamnya. Lakukan dengan
cara santai dan sopan. Pegangan tangan rileks, tidak kaku / keras
menggenggam. Tenangkan hati dan pikiran. Gunakan kepekaan rasa, fokus
pada benda yang sedang dipegang.

Bila benda tersebut berpenghuni gaib di dalamnya, biasanya akan terasa
di tangan kita rasa setruman tipis. Bila rasa setrum itu kurang
terasa, anda dapat berkata dalam hati tetapi diarahkan kepada benda
tersebut, kontak batin, seolah-olah anda berkomunikasi dengannya : "
Jika batu / keris ini ada isi gaibnya, tolong berikan getaran kencang
di tangan saya ". Lakukan sugesti tersebut beberapa kali sampai anda
yakin dengan rasa getaran di tangan anda.

Jika benda tersebut ada berpenghuni gaib, biasanya akan dapat
dirasakan setruman energinya di tangan anda, bahkan ada yang sampai
membuat genggaman tangan seperti terasa keras kesemutan. Bila kosong
tidak berpenghuni gaib, maka tidak akan ada rasa setrumannya. Dalam
hal ini kita harus teliti menentukan apakah rasa setruman yang kita
rasakan di tangan kita, jika ada, apakah benar berasal dari benda
tersebut ataukah berasal dari tangan kita sendiri, jangan sampai
keliru. Dalam hal ini kita harus memfokuskan rasa pada setruman yang
berasal dari benda tersebut, bukan sekedar ada rasa setruman di tangan
kita.

Masing-masing benda yang berpenghuni gaib, akan memberikan rasa
setruman yang berbeda-beda. Ada yang setrumannya halus tipis, ada yang
keras terasa. Halus atau kerasnya rasa setruman itu tidak menandakan
tingkat kesaktian atau kekuatan gaib di dalamnya, tetapi hanya
menandakan perangainya yang halus ataukah berwatak keras. Sosok gaib
yang berwatak keras akan memberikan rasa getaran / setruman yang lebih
keras daripada sosok halus yang berwatak halus. Selain itu, benda gaib
yang khodamnya sudah keluar dari bendanya mendampingi pemiliknya akan
memberikan rasa setruman yang lebih halus dibanding benda gaib yang
khodamnya berada di dalam bendanya.

Cara ini juga dapat digunakan untuk merasakan keberadaan suatu mahluk
gaib di dalam tubuh seseorang untuk mengetahui apakah sakit yang
diderita oleh seseorang adalah sakit biasa ataukah karena adanya
pengaruh energi negatif dari sesosok gaib di tubuhnya (ketempelan /
kesambet / guna-guna). Dengan telapak dan ujung-ujung jari tangan kita
coba merasakan posisi tempat keberadaan gaibnya. Bila cara ini
dilakukan terhadap bagian tubuh seseorang, lakukanlah pendeteksian
pada jarak beberapa sentimeter dari kulitnya.

Cara di atas juga dapat dilakukan pada jarak sejengkal atau dua
jengkal dari tubuh seseorang untuk merasakan apakah seseorang ada
diikuti oleh sesosok gaib (ketempelan / kesambet / guna-guna / khodam
pendamping).

Jika anda sudah cukup mahir, cara ini juga dapat digunakan untuk
merasakan posisi keberadaan sesosok mahluk halus di dalam suatu
ruangan atau lokasi tertentu. Julurkan tangan anda ke posisi-posisi
tertentu di tempat-tempat yang diduga ada keberadaan sesosok mahluk
halus. Dengan telapak dan ujung-ujung jari tangan kita coba merasakan
posisi tempat keberadaan sosok gaibnya.

Pada bagian yang berpenghuni gaib kita akan merasakan bukan hanya rasa
panas / hangat / dingin dari hawa energi si mahluk gaib, tetapi juga
rasa setruman dari energinya di tangan kita. Cobalah beberapa kali di
posisi lain di sekitarnya. Posisi dimana suatu mahluk halus berada
akan memberikan rasa yang berbeda dengan posisi lain yang tidak
berpenghuni mahluk halus.

Bila kepekaan batin / rasa sudah terbentuk, biasanya juga dapat
terbayang sosok wujud gaibnya dan tujuan keberadaannya disitu dan anda
juga dapat merasakan adanya rasa tertekan di dada.

MENDETEKSI ISI PUSAKA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: kitab primbon

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar Yang Tidak sesuai kebijakan,sara,spam dan link Promosi tidak akan Di tampilkan Dan akan Langsung Di hapus

Ikuti Primbon Di Facebook