Selamat Datang Di www.Primbon.org.Situs Yang mengulas Tentang Gaib,Klenik yang Di Ulas Secara Gamblang,Lengkap,Jelas.Ini Hanya Tulisan Semata,Ambil Sisi Positifnya Saja.




Sponsor

SESAJI UNTUK KERIS

Keris-keris jenis ini biasanya dipergunakan di dalam acara
ruwatan,
sedekah desa, bersih desa, atau acara pembersihan /
pemberkatan
pembukaan lahan baru untuk bertani atau untuk tempat
tinggal, sebagai
sarana memindahkan mahluk-mahluk halus yang berwatak
jelek dan
mengganggu manusia. Setelah pembacaan doa dan sesaji,
mahluk-mahluk
halus itu dipindahkan ke dalam keris-keris sajen tersebut dan
kemudian
dilarung di sungai yang airnya mengalir. Pada ritual-ritual
yang
dilakukan secara pribadi, biasanya keris sajen dilarung dengan
cara
dikubur di dalam tanah dan di atasnya ditanam sebuah pohon
sebagai
tanda lokasi menguburnya.
Bertahun-tahun kemudian, atau pada masa sekarang,pi
kadangkala ada orang
menemukan keris sajen di sungai atau di bawah pohon atau
terselip di
antara batang pohon. Tetapi, janganlah anda memiliki dan
memelihara
jenis keris sajen ini, walaupun jenis keris ini sekarang banyak
juga
diperjual-belikan, karena mungkin berisi mahluk-mahluk gaib
yang
dulunya menjadi pengganggu manusia.
Dalam sejarah keris, memang tidak semua keris membawa
pengaruh positif
bagi pemiliknya, bahkan ada di antaranya yang justru
membawa petaka
bagi pemiliknya. Efek buruk dari sebuah keris baru muncul
ketika keris
tersebut tidak cocok dengan pemiliknya atau ada perbuatan si
pemilik
keris yang si keris tidak berkenan. Namun sejarah juga
menunjukkan
bahwa para pemimpin, pejuang, dan orang-orang sukses
terdahulu yang
dalam kehidupannya dekat dengan pusaka, kesuksesan-
kesuksesan yang
diraihnya selalu diiringi oleh pusaka-pusaka yang tepat.
Kecocokkan sebuah keris dengan pemiliknya antara lain juga
tergantung
pada kecocokkan tuah keris dengan status / pekerjaan si
pemilik
(aktivitasnya sehari-hari). Misalnya, keris bertuah kesaktian,
kekuasaan dan wibawa lebih cocok dimiliki oleh pejabat di
pemerintahan
atau swasta, perwira polisi atau tentara. Jenis ini kurang
cocok untuk
yang pekerjaannya petani atau pedagang. Keris bertuah untuk
rejeki
lebih cocok dimiliki oleh seorang petani atau pedagang (yang
memiliki
sumber pendapatan sendiri, bukan dari gaji / upah). Jenis ini
kurang
cocok untuk yang pekerjaannya polisi atau tentara. Dengan
kata lain,
kecocokkan sebuah keris dengan pemiliknya selain tergantung
pada
kecocokkannya dengan karakter kepribadian orangnya, juga
kecocokkannya
dengan aktivitas keseharian si pemilik.
Keris yang cocok dengan pemiliknya akan memberikan
pengaruh yang
positif. Ketika dipakai bersosialisasi akan mendekatkan
banyak orang
kepadanya dan meneduhkan hati orang-orang yang
memusuhinya. Keris juga
akan membantu dalam kegiatan usaha / ekonomi, membantu
kesehatan dan
ketentraman keluarga.
Pada jaman sekarang banyak keris yang hawa aura mistisnya
sudah redup,
sudah dingin / adem / anyeb, seperti keris kosong tak
berpenghuni
gaib. Hawa auranya sudah menurun karena terpengaruh
perkembangan
jaman dimana pengaruh keberadaan keris sudah mulai
diabaikan, tetapi
kekuatan aura keris-keris tersebut akan terasa kembali ketika
sudah
menyatu dengan seorang pemilik yang sesuai.
Pada jaman dulu banyak keris yang dibuat berhawa aura
panas dan angker
untuk menaikkan wibawa keris dan pemakainya. Tetapi pada
jaman
sekarang sebaiknya dihindari memelihara keris yang berhawa
aura panas.
Ketika kita sedang sehat atau masih berusia muda, aura
panasnya akan
menambah wibawa dan semangat psikologis kita, tetapi juga
mempengaruhi
temperamen, menyebabkan mudah emosi. Namun ketika
kondisi tubuh kita
sedang lemah, atau karena kondisi usia yang sudah tua, kita
akan
menjadi mudah sakit-sakitan karena tubuh kita tidak dapat
mengimbangi
aura panasnya. Aura panas keris juga dapat berpengaruh
pada anggota
keluarga yang tubuhnya atau psikologisnya sensitif, dan dapat
juga
membuat suasana rumah menjadi tidak nyaman, memudahkan
terjadinya
pertengkaran.
Agar tuah pusaka yang kita miliki dapat mengantarkan kita
pada
kebaikan yang kita inginkan, maka hal yang paling penting
untuk kita
lakukan adalah :
1. Mencocokkan kepribadian pusaka kita dengan kepribadian
kita.
2. Mencocokkan tuah pusaka kita dengan jalan kehidupan /
penghidupan kita.
3. Mencocokkan tuntutan pemeliharaan keris dengan
kedekatan hati dan
ketelatenan kita.
Keris-keris yang tidak sejalan dengan kita sebaiknya jangan
kita
paksakan untuk tetap bersama kita, karena sudah pasti
tuahnya tidak
akan kita dapatkan dan nantinya kita dan keluarga malah
akan menjadi
terbebani dengan keberadaannya. Dengan upaya demikian
diharapkan
keris-keris yang kita miliki hanyalah keris-keris pembawa
kebaikan dan
keberuntungan saja, bukan sebaliknya, pembawa kesialan.

Bagikan Lewat :

Facebook Google+ Twitter

Pos Populer